Kenapa Kita Membutuhkan Serat di Dalam Tubuh Kita?
kebutuhan serat dalam tubuh
Jika berbicara soal serat makanan, seringkali kita mengasosiasikannya dengan “membantu lancarkan BAB (buang air besar)”. Memang hal itu benar, akan tetapi serat manfaatnya jauh lebih kompleks dan krusial bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Secara biokimia, serat adalah bagian dari karbohidrat yang tidak bisa dicerna atau diserap oleh enzim pencernaan kita. Itu artinya serat bergerak melalui sistem pencernaan kita hampir utuh, dan selama perjalanan itulah ia bekerja membantu tubuh kita tetap sehat.
berikut adalah kegunaan serat bagi tubuh kita:
1. Membantu Menstabilkan Gula Darah
Serat, khususnya yang larut dalam air, membentuk gel di perut dan usus yang memperlambat proses penyerapan gula dari makanan. Ini membantu menjaga agar gula darah tidak melonjak drastis setelah makan sesuatu yang sangat berguna untuk mencegah atau mengelola diabetes tipe 2. Tak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa serat dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama
2. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis
Serat tak hanya berperan di saluran pencernaan. Bukti ilmiah menunjukkan konsumsi serat yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, serta beberapa jenis kanker, terutama kanker kolorektal. Misalnya, serat larut membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (yang sering disebut “kolesterol jahat”), sehingga melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
3. Menjaga Berat Badan Ideal
Makanan tinggi serat umumnya juga rendah kalori dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna supaya Anda merasa kenyang lebih lama. Ini membantu mengontrol nafsu makan dan bisa menjadi strategi yang efektif dalam menjaga atau mencapai berat badan ideal.
Para ahli gizi di banyak negara termasuk di Indonesia menyarankan kita untuk mengonsumsi sekitar 25–30 gram serat per hari untuk orang dewasa dengan gaya hidup sehat. Namun sayang pada kenyataanya banyak orang masih jauh dari angka ideal tersebut. Rata-rata konsumsi serat penduduk Indonesia hanya sekitar 10,5 gram per orang per hari — jauh di bawah angka yang dianjurkan. Studi lain menunjukkan lebih dari 90% penduduk usia di atas 10 tahun kekurangan konsumsi buah dan sayur, yang merupakan sumber utama serat. Ini menunjukkan bahwa pola makan masyarakat kita masih banyak didominasi oleh makanan olahan, tinggi kalori, rendah serat sebuah tantangan kesehatan yang besar.
Bagaimana cara untuk mencukupi kebutuhan serat?
Mulailah dari hal sederhana, seperti:
✅ Menambah porsi sayur dan buah di setiap waktu makan
✅ Pilih roti gandum utuh, nasi merah, atau oatmeal ketimbang produk olahan
✅ Konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, dan umbi-umbian
Kebiasaan sederhana ini dapat membuat asupan serat Anda semakin melimpah!
Serat bukan sekadar “penolong BAB”, tetapi nutrisi penting yang berperan di banyak aspek kesehatan dari pencernaan, gula darah, jantung, sampai berat badan. Walaupun kita dianjurkan konsumsi ~25–30 gram per hari, banyak orang Indonesia masih jauh dari angka tersebut.
✨ Ayo mulai tingkatkan asupan serat harian kamu mulai dari sekarang!
Kalau kamu ingin tahu apakah pola makan dan kebutuhan nutrisi kamu sudah cukup, kontrol kesehatan secara rutin ke klinik dr.bram. Cek kondisi tubuhmu dengan profesionalnya supaya kesehatanmu tetap optimal setiap hari! 💪🩺
TPMD dr. Bram Natanael
Diskusi & Komentar